Sejumlah Brimob Terindikasi Jadi Backing Perusahaan Sawmill Merampok Kayu Olahan Masyarakat Adat di Kabupaten Sorong

Jumat, 27 Juni 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Papuaaktual.com, Sorong – Belasan oknum anggota Brimob dari Kesatuan Mako Brimob Polda Papua Barat Daya terlihat berjaga di sebuah ruas jalan Klamono – Sayosa, Km. 84, Kampung Sayosa, Distrik Sayosa, Kabupaten Sorong. Mereka berseragam khas Polisi Brimob, lengkap dengan senjata serbu laras panjang dan perlengkapan tempur lainnya.

Dari penelusuran media ke TKP pada Minggu, 22 Juni 2025 lalu, diketahui bahwa anggota Brimob tersebut bertugas menjaga ruas jalan ini untuk menangkap dan menahan warga masyarakat adat setempat yang akan membawa kayu olahan dari hutan adatnya ke Kota Sorong. Tujuannya adalah agar kayu-kayu yang dibawa oleh warga tidak lolos terbawa ke Kota Sorong, namun harus disetorkan ke perusahaan sawmill yang diduga mempekerjakan mereka, yakni PT. Mancaraya Agro Mandiri, yang berlokasi di TKP itu.

Keberadaan belasan oknum Brimob yang konon khabarnya dipimpin oleh Komandan Pos (Danpos) bernama Gerson menjadi pertanyaan masyarakat. Apakah mereka ditugaskan secara resmi oleh Pimpinan Polri, dalam hal ini Kapolda dan/atau Kapolri, ataukah hal itu dilakukan atas inisiatif pribadi-pribadi si Brimob?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejak kapan satuan Brimob beralih fungsi sebagai Polisi Hutan yang menjadi kewenangan Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup? Mengapa institusi baju coklat sering menyalahgunakan fasilitas yang diberikan oleh rakyat, seperti senjata serbu dan perlengkapan lainnya, untuk mengintimidasi rakyat?

Dari fakta lapangan yang ditemukan di Jl. Klamono – Sayosa, Km. 84, Kampung Sayosa, Distrik Sayosa, Kabupaten Sorong tersebut, masyarakat berharap agar Pimpinan Polri dapat segera menertibkan anggotanya, baik di TKP Kampung Sayosa maupun di tempat lain di seluruh Indonesia. Kehadiran Anggota Polri diharapkan menjadikan suasana aman dan nyaman bagi masyarakat, bukan sebaliknya menjadi biang keresahan dan ketidaknyamanan bagi mereka. (TIM/Red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Rakyat Papua Pegunungan Geruduk Kantor DPR Jayawijaya, Desak Pemerintah Tarik Militer Non-organik 
Bupati Jayawijaya Salurkan Bansos Rp20,2 M Untuk 40 Distrik dan 328 Kampung
Akibat Shopeefood Tersangka Meroket Jadi Lima, Dua Pelajar Ditangkap Usai Perusakan Mobil Polisi
Pemilik Hak Ulayat Palang Kantor BPN Jayawijaya, Tuntut Sertifikat Tanah Adat
Masyarakat Wadangku Tolak Penunjukan SK PLT Kepala Distrik Baru, Kantor Distrik Wadangku Dipalang
Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi (DPRP) Papua Pegunungan Meminta Agar Penerimaan CPNS formasi 2024 di Provinsi Papua Pegunungan harus 100 persen Orang Asli Papua (OAP)
Alumni Sulawesi Utara Gelar Reuni Seminar dan Lokakarya di Hotel Pilamo Wamena Provinsi Papua Pegunungan
Bakti Tanpa Pamrih, Prajurit Petarung Pasmar 3 Gotong Royong Bangun Masjid Al-Akbar Kota Sorong
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 September 2025 - 08:24

Rakyat Papua Pegunungan Geruduk Kantor DPR Jayawijaya, Desak Pemerintah Tarik Militer Non-organik 

Sabtu, 12 Juli 2025 - 13:29

Bupati Jayawijaya Salurkan Bansos Rp20,2 M Untuk 40 Distrik dan 328 Kampung

Rabu, 9 Juli 2025 - 05:44

Akibat Shopeefood Tersangka Meroket Jadi Lima, Dua Pelajar Ditangkap Usai Perusakan Mobil Polisi

Minggu, 6 Juli 2025 - 11:41

Masyarakat Wadangku Tolak Penunjukan SK PLT Kepala Distrik Baru, Kantor Distrik Wadangku Dipalang

Selasa, 1 Juli 2025 - 06:13

Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi (DPRP) Papua Pegunungan Meminta Agar Penerimaan CPNS formasi 2024 di Provinsi Papua Pegunungan harus 100 persen Orang Asli Papua (OAP)

Berita Terbaru

Hikmah

Tuhan Mengajarkan Keadilan dan Pengampunan

Sabtu, 12 Jul 2025 - 10:08

Exit mobile version