Rakyat Papua Pegunungan Geruduk Kantor DPR Jayawijaya, Desak Pemerintah Tarik Militer Non-organik 

Selasa, 2 September 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

TOLAK MILITER DI PAPUA - Ribuan demonstran yang tergabung dalam OKP Cipayung Plus bersama Forum Penolakan Militer Non-Organik Kabupaten Jayawijaya turun ke jalan menggelar aksi damai di Wamena, Selasa (2/9/2025).

Wamena, papuaaktual.com – Ribuan warga Papua Pegunungan bersama mahasiswa yang tergabung Cipayung Plus menggeruduk Kantor DPRK Jayawijaya, Papua Pegunungan di Wamena, Selasa (2/9/2025).

Mereka mendesak Pemerintah Pusat segera menarik militer non-organik dari Papua Pegunungan dan Tanah Papua.

Mereka mendesak Pemerintah Pusat segera menarik militer non-organik dari Papua Pegunungan dan Tanah Papua.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pantauan Tribun-Papua.com di lapangan, massa membentangkan spanduk bertuliskan ‘Hentikan Operasi militer di Wilayah Lapago.’

Koordinator Lapangan Umum, Laginus Lengka, dalam orasinya mempertanyakan hasil pertemuan soal penarikan militer non-organik di Jayawijaya.

Dia menilai, kehadiran TNI non-organik di wilayah Papua sangat meresahkan masyarakat perkampungan.

“Sehingga hari ini kami minta kepada DPRK segera sampaikan proses dari hasil pertemuan itu,” ujarnya.

“Oleh karena itu kami masyarakat juga meminta untuk segera rditindak lanjuti hasil pertemuan yang dilakukan sejak bulan kemarin.”

Aksi ini dipusatkan di tiga titik kumpul, yakni Pasar Potikelek, Pasar Sinakma, dan Pasar Misi-Wouma, sebelum massa bergerak menuju Kantor DPRD Jayawijaya sebagai titik utama penyampaian aspirasi.

Massa juga mendesak Presiden RI Prabowo Subianto dan Panglima TNI untuk menarik kembali seluruh pasukan militer non-organik dari wilayah adat Lapago dan Tanah Papua secara umum. (*)

Facebook Comments Box

Sumber Berita: papua.tribunnews.com

Berita Terkait

Bupati Jayawijaya Salurkan Bansos Rp20,2 M Untuk 40 Distrik dan 328 Kampung
Akibat Shopeefood Tersangka Meroket Jadi Lima, Dua Pelajar Ditangkap Usai Perusakan Mobil Polisi
Pemilik Hak Ulayat Palang Kantor BPN Jayawijaya, Tuntut Sertifikat Tanah Adat
Masyarakat Wadangku Tolak Penunjukan SK PLT Kepala Distrik Baru, Kantor Distrik Wadangku Dipalang
Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi (DPRP) Papua Pegunungan Meminta Agar Penerimaan CPNS formasi 2024 di Provinsi Papua Pegunungan harus 100 persen Orang Asli Papua (OAP)
Sejumlah Brimob Terindikasi Jadi Backing Perusahaan Sawmill Merampok Kayu Olahan Masyarakat Adat di Kabupaten Sorong
Alumni Sulawesi Utara Gelar Reuni Seminar dan Lokakarya di Hotel Pilamo Wamena Provinsi Papua Pegunungan
Bakti Tanpa Pamrih, Prajurit Petarung Pasmar 3 Gotong Royong Bangun Masjid Al-Akbar Kota Sorong
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 September 2025 - 08:24

Rakyat Papua Pegunungan Geruduk Kantor DPR Jayawijaya, Desak Pemerintah Tarik Militer Non-organik 

Sabtu, 12 Juli 2025 - 13:29

Bupati Jayawijaya Salurkan Bansos Rp20,2 M Untuk 40 Distrik dan 328 Kampung

Rabu, 9 Juli 2025 - 05:44

Akibat Shopeefood Tersangka Meroket Jadi Lima, Dua Pelajar Ditangkap Usai Perusakan Mobil Polisi

Minggu, 6 Juli 2025 - 11:41

Masyarakat Wadangku Tolak Penunjukan SK PLT Kepala Distrik Baru, Kantor Distrik Wadangku Dipalang

Selasa, 1 Juli 2025 - 06:13

Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi (DPRP) Papua Pegunungan Meminta Agar Penerimaan CPNS formasi 2024 di Provinsi Papua Pegunungan harus 100 persen Orang Asli Papua (OAP)

Berita Terbaru

Hikmah

Tuhan Mengajarkan Keadilan dan Pengampunan

Sabtu, 12 Jul 2025 - 10:08

Exit mobile version